Pembaca memang harus cermat juga dalam menyikapi berita sains atau teknologi dari medi massa. Di USA suatu hari terjadi jumpa pers oleh juru bicara perusahaan logam. Antara lain ditemukan peralatan yang bisa menembuskan paku berukuran 5cm pada kayu (maksudnya palu). Dalam waktu seketika Reuter memberikan serta menyebarkan ke seluruh dunia sehingga sampai juga di suatu daerah dimana sains/teknologinya masiih terbelakang, tetapi penduduknya dikenal bertangan sangat kuat. Saking kuatnya, sehingga untuk mematokkan paku yang terbuat dari kayu pun cukup dilakukan dengan tangannya sendiri tanpa menimbulkan cedera.
Beberapa hari kemudian di daerah itu muncul selebaran, yakni sebuah berita yang referensinya dari salah satu surat kabar yang langsung mengutipnya dari Reuter. Judul selebaran itu sungguh mengejutkan. "Ditemukan Alat Pematok Paku Fantastis Berhasil Mengalahkan emampuan Tangan Manusia!".
Lalu terjadilah diskusi sampai perdebatan anatara elit orang pandai di daerah tersebut. Malah di banyak tempat berlangsung seminar. Pokoknya jadi berita aktual. Bukan itu saja, pengusaha pun begitu semangat mencari informasi untuk mengimpornya. Bagaimana kalau selebaran ini dibaca oleh si penemu palu? Jangan-jangan ia tidak menganggapnya sebagai berita sains/teknologi. Tetapi sudah diganti menjadi berita anekdot.
Karya : Muhamad Tri Aditya
Tema ; Sains
Tidak ada komentar:
Posting Komentar