Pasien Stadium Akhir

      Di sebuah rumah sakit jiwa, terdapat para pasien sakit jiwa yang sedang bermain di taman rumah sakit. Hari itu waktunya pemeriksaan rutin tingkat kesembuhan pasien dengan mengadakan tes. Tes tersebut berupa penyediaan kolam renang tanpa air oleh pihak rumah sakit. Barang siapa yang tidak masuk ke dalam kolam renang dinyatakan sudah sembuh. Kemudian datang seorang laki-laki yang mengenakan baju serba putih seperti dokter.
Dokter: “Teman-teman sekarang waktunya kita berenang, siapa yang mau berenang?”
Para pasien: “Saya dok saya” (serempak para pasien tersebut menjawab dan langsung lari menuju kolam renang tanpa air)
      Para pasien tersebut seolah-olah berenang. Ada yang berenang gaya bebas, gaya katak, gaya punggung, gaya kupu-kupu, sampai gaya batu.
Dokter: “Wah, mereka semua masih gila”
      Kemudian di sudut taman terdapat satu orang yang tidak turun ke dalam kolam renang, lalu laki-laki berpakaian dokter itu mendekatinya dan beranggapan bahwa pasien tersebut sudah sembuh.
Dokter: “Halo, selamat ya kamu sudah sembuh, ngomong-ngomong mengapa kamu tidak ikut berenang bersama teman-temanmu?”
Pasien: “Airnya terlalu dingin dok”
Dokter: “ternyata kamu masih gila, sini ikut saya” (mereka berjalan mendekati kolam)
Dokter: “Coba masukan tanganmu ke dalam kolam, tuh kan airnya hangat”
      Setelah itu datang dokter sungguhan, Ia memberi informasi saatnya pasien untuk minum obat dan istirahat.


Karya : Dinda Agustine Salsabila
Tema  : Sosial

Tidak ada komentar:

Posting Komentar