Suatu hari ada seorang mahasiswa terlambat
datang ke perkuliahan di mana pada saat itu yang mengajar adalah seorang dosen
senior. Mahasiswa dengan napas terengah-engah membuka pintu perlahan dan masuk
ke dalam kelas.
Mahasiswa :”Permisi pak, maaf saya terlambat. Boleh saya masuk pak?”
Dosen :”
Dari mana saja kamu?! Jam segini baru datang, kamu tahu kan aturan di dalam
kelas saya apa?!”
Mahasiswa :”Maaf pak, saya tahu aturannya. Bagi yang datang
terlambat lebih dari 15 menit dari jadwal yang telah ditentukan diperkenankan
masuk ke dalam kelas namun wajib menutup pintu dari luar pak.”
Dosen :”Itu
kamu sudah hafal. Kamu bapak izinkan masuk tapi dengan syarat tadi, kamu harus
menutup pintu kelas ini dari luar!”
Mahasiswa :”Yah, itu sama saja dengan bapak menyuruh saya untuk
keluar.”
Dosen :”Memang
itu maksud saya. Kamu tahu mengapa aturan itu saya buat? Itu untuk mendidik
kita semua untuk disiplin terhadap apapun, khususnya waktu, paham?! Karena
tanpa kedisiplinan, sepintar apapun kamu akan percuma, tidak ada artinya!”
Mahasiswa :”Iya pak saya sangat paham. Tapi kan saya baru pertama
kali pak datang terlambat.”
Dosen :”Tidak
ada alasan untuk itu. Sekarang lekas kamu tutup pintu itu dari luar!”
Akhirnya
dengan kesal mahasiswa tersebut keluar kelas dan menutup pintu kelas itu dari
luar sesuai dengan aturan. Minggu berikutnya, mahasiswa yang sebelumnya datang
terlambat kini ia datang tepat waktu. Sebaliknya, sang dosen lah yang kali ini
datang terlambat. Sang dosen pun masuk kelas dan meminta maaf kepada para
mahasiswa karena keterlambatannya.
Dosen :”Maaf
anak-anak, bapak datang terlambat karena ada urusan mendadak yang harus bapak
selesaikan terlebih dahulu.”
Mahasiswa :”Bapak tahu kan aturan bagi yang datang terlambat apa?”
Dosen :”Itu
kan berlaku hanya untuk kalian saja para mahasiswa, kalau bapak tidak diizinkan
masuk kelas siapa yang akan mengajarkan kalian? Siapa yang akan mendidik kalian
menjadi generasi emas bangsa ini?”
Mahasiswa :”Bapak tahu kan maksud tujuan aturan itu dibuat untuk
apa? Untuk kedisiplinan. Tanpa kedisilipinan, sehebat apapun ilmu yang bapak
berikan kepada kami akan percuma karena bapak menunjukan sikap tidak disiplin
terhadap waktu yang telah dibuat sejak awal.”
Dosen :”Bapak
paham dan benar-benar meminta maaf, tapi bapak harus menyelesaikan hal yang
penting terlebih dahulu.”
Mahasiswa :”Apakah mendidik generasi emas harapan bangsa itu
bukanlah suatu hal yang penting untuk bapak? Kami kira tidak ada alasan atas
perbuatan tidak disiplin bapak ini serta tidak mementingkan kepentingan orang
banyak terlebih dahulu sebagai kewajiban bapak sebagai pengajar, oleh karena
itu silahkan bapak menutup pintu itu dari luar.”
Sang
dosen tak bisa membalas ucapan dari mahasiswa tersebut dan mengaku salah. Akhirnya
dia pun menutup pintu kelas dari luar atas akibat perbuatan tidak disiplinnya
terhadap waktu.Karya : Annisa Rahmaliyah
Tema : Sosial
Tidak ada komentar:
Posting Komentar